Gambar: 911review.org
Berbagai hal, mulai dari kontroversi, spekulasi, misteri, dan konspirasi muncul dari peristiwa ini. Ada orang yang berduka dan mengutuk serangan itu, ada pula menganggap peristiwa itu sebagai sebuah rekayasa. Apapun pendapat orang, semua itu tidak akan mengubah sejarah yang telah terjadi. Tanpa disadari, peristiwa 9/11 telah mengubah dunia yang kita tinggali dan orang-orang yang ada di dalamnya.
Bukan pesawat yang meruntuhkan WTC
Untuk mengenang tragedi WTC 11 September 2001 lalu, kami menyajikan 5 hal menarik yang berhubungan dengan peristiwa tersebut.
Salah satu teori konspirasi yang paling terkenal adalah bahwa bukan serangan pesawat yang menyebabkan menara kembar itu rata dengan tanah. Sebabnya, runtuhnya WTC sangat mirip dengan peruntuhan gedung dengan menggunakan bahan peledak. Banyak arsitek dan ilmuwan yang juga meragukan hal tersebut dan mengatakan bahwa bahan bakar pesawat tidak akan sanggup untuk menciptakan panas yang sedemikian rupa hingga mampu melelehkan konstruksi besi di bangunan itu. Selain itu, beberapa saksi mata juga mengaku mendengar bunyi letusan di dalam bangunan ketika mereka hendak menyelamatkan diri.
Kebakaran di area WTC berlangsung selama 3 bulan
Atau lebih tepatnya butuh 99 hari untuk memadamkan api di Ground Zero hingga tuntas. Api pertama yang muncul pada 11 September pukul 8.46 ketika pesawat pertama menabrak Menara Utara baru bisa dipadamkan pada 19 September 2001.
Jumlah kecelakaan mobil meningkat setelah WTC
Tampaknya banyak orang yang jadi takut bepergian dengan pesawat terbang setelah tragedi WTC. Mereka beralih ke transportasi darat yang dianggap jauh lebih aman. Namun siapa sangka kalau angka kecelakaan mobil justru meningkat setelah peristiwa ini? Di Amerika, jumlah kecelakaan mobil meningkat secara drastis tak lama setelah tragedi WTC. Sebanyak 1.595 orang meninggal dalam kecelakaan mobil di Amerika Serikat, atau hampir separuh jumlah orang yang meninggal di WTC.
Ribuan orang Yahudi libur di hari itu
Tampaknya 4.000 orang Yahudi yang bekerja di WTC sepakat untuk mengambil cuti bersama di hari naas itu. Atau mungkinkah mereka sudah mengetahui bahwa gedung mereka bekerja akan mendapat serangan dari teroris?
Ribuan orang jadi saksi mata, termasuk Presiden Bush
Kejadian memilukan itu tidak hanya disaksikan oleh ribuan orang di sekitar area, tapi juga oleh Presiden George W. Bush. Ketika WTC diserang, Bush sedang duduk di luar ruang kelas dan melihat pesawat terbang yang menabrak menara kembar itu.



0 komentar:
Posting Komentar